obornews facebook
obornews twitter
obornews rss
obornews mobile
TOPIK PILIHAN
POLHUKAM
Sabtu, 12 Jan 2013 18:46 WIB
-
BK Didesak Segera Pecat Angie dari DPR
Jakarta, ON: Pakar hukum dari Universitas Indonesia (UI) Erman Rajagukguk mendesak Badan Kehormatan (BK) dan Fraksi Partai DemokratDPR untuk segera memecat Angelina Sondakh karena telah menyandang status narapidana.
Erman Rajagukguk. (int)
 
"Angie sudah terhukum. Seharusnya dia sudah tak jadi anggota DPR," kata Erman di Jakarta, hari ini.
 
Pakar hukum ini mengatakan, dirinya bisa memahami jika BK dan Fraksi Partai Demokrat masih mempertahankan Angie, panggilan Angelina Sondakh, karena jika mengacu pada ketentuan yang berlaku, pemberhentian Putri Indonesia 2001 itu memang harus menunggu putusan atas kasusnya telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).
 
Hanya saja, kata Erman, yang diatur di UU itu adalah sekadar tata cara, sementara substansi aturan itu sendiri adalah pemberhentian anggota dewan yang bermasalah secara hukum.
 
"UU itu (hanya soal) tata cara saja, tapi substansinya adalah dia, Angie, terhukum. Jangan (sampai) substansi kalah dengan prosedur. Toh, dia sudah terhukum dan tak mungkin bebas," jelas Erman.
 
Lebih lanjut, Erman mengusulkan agar Angie mengikuti jejak Andi Alfian Mallarangeng yang mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga walau baru dijadikan tersangka dalam kasus korupsi proyek Hambalang. Bila Angie mundur, menurut Erman, nama Partai Demokrat akan terjaga di hadapan masyarakat. Sebab, hal demikian merupakan perwujudan tanggung jawab moral.
 
"Kalau tidak, itu efeknya sanksi masyarakat. Lagipula, buat apa Angie bertahan? Dia sudah terhukum. Harusnya dia sudah tak jadi anggota DPR. Kasihan Partai Demokrat kalau begini," ujar Erman pula.
 
Sebelumnya, ketua BK DP Muhammad Prakosa mengatakan, pihaknya belum dapat memberhentikan Angie dari keanggotaan di DPR karena vonisnya belum inkracht. Sebab, baik Angie maupun jaksa penuntut umum, dapat mengajukan banding atas vonis majelis hakim Pengadilan Tipikor yang menghukum Angie 4,5 tahun penjara.


Rhm

BERITA TERKAIT

Senin, 09 Jun 2014 22:44 WIB
Prabowo Tuding Rendahnya Gaji Pegawai Penyebab Korupsi
Jakarta, ON : Kebocoran anggaran dan perilaku korup yang marak di institusi pemerintahan disebabkan oleh rendahnya ...
Senin, 09 Jun 2014 22:37 WIB
JK: Pemerintah Harus Bisa Berikan Kepastian Hukum
Jakarta, ON : Calon wapres RI, Jusuf Kalla, menyatakan bahwa kepastian hukum harus benar-benar ditegakkan bagi seluruh ...
Senin, 09 Jun 2014 22:32 WIB
Jokowi-JK: Mekanisme Pengawasan dan Pelaksanaan Pembangunan Masih Lemah
Jakarta, ON : Sesi kedua debat calon presiden dan calon wakil presiden dimulai dengan pertanyaan bagi masing-masing ...
Senin, 09 Jun 2014 22:28 WIB
Jokowi: Demokrasi adalah Mendengar Suara Rakyat
Jakarta, ON : Joko Widodo (Jokowi) memiliki pemahaman tentang demokrasi yang cukup berbeda dengan yang disampaikan ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:14 WIB
Hari Ini, SBY akan Disambangi 2 Capres di Istana
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, hari ini dijadwalkan bertemu ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:12 WIB
Hari Ini, SBY Dijadwalkan Bertemu Prabowo - Hatta
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hari ini pada pukul 17.00 WIB akan bertemu Ketua Dewan Pembina ...
Rabu, 07 Mei 2014 16:23 WIB
Pasien Terduga MERS-CoV di Medan Bertambah
Medan, ON : Pasien terduga Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) yang dirawat di Rumah Sakit Umum ...
Rabu, 07 Mei 2014 12:18 WIB
Antisipasi MERS-CoV, Bandara Juanda Pindahkan Terminal Umrah
Surabaya, ON : Pengelola Bandara Juanda di Kabupaten Sidoarjo akan memindahkan pelayanan penumpang jemaah umrah dari ...
Jumat, 25 Apr 2014 13:21 WIB
Mendagri Gamawan Fauzi Siap Diperiksa KPK
Jakarta, ON : Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyatakan kesiapannya diperiksa Komisi Pemberantasan ...
Rabu, 23 Apr 2014 19:55 WIB
KPK: Proyek e-KTP Rugikan Negara Lebih dari Rp 1 Triliun
Jakarta, ON : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek paket ...
BERITA LAINNYA