obornews facebook
obornews twitter
obornews rss
obornews mobile
TOPIK PILIHAN
DAERAH
Sabtu, 19 Jan 2013 11:37 WIB
Virus H5N1
Target Flu Burung pada Bebek Cemari Air
Surabaya, ON: Flu burung yang menyerang itik atau bebek yang terjadi di Indonesia saat ini, diduga hanya sebagai sasaran antara saja dan justru target yang sebenarnya adalah air. Mauknya virus flu burung ke air dan menyebar ke berbagai mahluk hidup inilah yang membuat kalangan peneliti di Asian Influnza Research Center (AIRC) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, khawatir.
-

"Flu burung yang menyerang bebek saat ini jauh lebih mengerikan dari pada yang menyerang ayam. Karena ayam yang terserang, virusnya mencemari udara saja dan ditutupi masker sudah hilang. Tapi kalau menyerang bebek, sama saja mencemari air," tandas Dr Chaerul A Nidhom, Ketua AIRC Unair Surabaya, seperti dikutip Media Mahasiswa Airlangga.

Menurut pakar flu burung ini, dugaan jika target yang diserang adalah pencemaran air, karena sifat dari bebek yang hidupnya senang berenang di air. Apalagi kondisi peternak bebek di Indonesia, masih mengandalkan model konvensional dengan cara diangon atau diarak pemiliknya ke sawah dan sungai-sungai.
Bebek yang diangon atau diarak tersebut, peternak dapat memenuhi pakan dan bebek dapat berenang secara bebas hingga tidak mengalami stres. Sehingga dengan diangon, tingkat produktifitas telur yang dihasilkan bebek, mengalami peningkatan yang besar.

"Virus flu burung kali ini sengaja disebarkan untuk mencemari air, karena angon bebek adalah satu-satunya yang masih asli gaya ternak masyarakat Indonesia. Yang menyebarkan virus sudah mengetahuinya dan inilah yang mulai trend disebut bio-teroris. Inilah yang mengkhawatirkan kami para peneliti, karena jika menyerang air apalagi saat ini berbarengan dengan musim hujan dan banyak bencana banjir, resikonya sangat mengerikan untuk masyarakat," terang Dr Nidhom yang mengaku awal-awal kuliahnya dibiayai dari ternak bebek milik ibunya ini.

Selain itu secara ekonomis, total populasi bebek di Indonesia yang jumlahnya 15 juta hingga 20 juta ekor, total rupiahnya sebesar Rp 150 miliar. Besaran nominal yang mencapai Rp 150 miliar tersebut, dalam perhitungan secara ekonomis, tidak sebesar jika virus menyerang ayam.

Sesuai karakter virus yang menyerang hewan, setelah keluar akan ada jarak dengan hewan yang sama. namun dari analisis serta pengambilan contoh di lapangan yang dilakukan tim AIRC Unair Surabaya, diketahui tingkat kesamaan virus yang menyereng bebek di Blitar dan Lamongan, jaraknya tidak terpaut jauh dengan virus flu burung yang menyerang bebek di Vietnam dan China. Tapi anehnya, flu burung yang menyerang bebek di Hongkong, justru berbeda jauh dengan flu burung yang menyerang bebek di China.

Dengan penyebaran virus flu burung yang menyerang bebek di Indonesia saat ini, tim AIRC Unair Surabaya, memperkirakan jumlah bebek yang mati sekitar 1 juta ekor. Angka perkiraan AIRC ini lebih besar dari pada angka yang dikeluarkan pemerintah, yakni sebanyak 500.000 ekor bebek yang mati akibat serangan flu burung.
"Perkiraan kami dua kali lebih besar dari pada pemerintah, karena saat ini petugas penanganan flu burung sudah tidak mendapatkan insentif lagi. Selain itu, banyak peternak yang tidak melaporkan kematian bebeknya ke pemerintah, sebab peternak tidak mendapatkan pengganti. Makanya pemerintah harus segera turun tangan untuk mengatasi flu burung ini agar peternak bebek tetap ada," pungkas Dr Nidhom.


media mahasiswa airlangga / gunawan

BERITA TERKAIT

Jumat, 01 Mar 2013 15:24 WIB
DIY Rawan Serangan Virus H5N1
Yogyakarta, ON: Seluruh wilayah di Provinsi Yogyakarta diperkirakan masih rawan serangan Avian Influenze atau flu ...
Selasa, 26 Feb 2013 14:07 WIB
Virus H5N1 Menyerang Bantul
Bantul, ON: Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, DIY, melakukan penyemprotan massal di sejumlah wilayah di ...
Rabu, 13 Feb 2013 14:02 WIB
Cuaca Ekstrem Bisa Picu Virus H5N1
Agam, ON: Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, ingatkan warga akan ...
Selasa, 22 Jan 2013 17:03 WIB
Mesuji Terjangkit Flu Burung
Mesuji, ON: Dua petugas melakukan pemusnahan dan pembakaran bangkai puluhan ekor ternak itik yang positif tertular flu ...
Sabtu, 19 Jan 2013 11:09 WIB
Unair Temukan Vaksin Penyebaran Flu Burung
Surabaya, ON: Tim penanganan Flu Burung Riset Center atau Asian Influenza Research Center (AIRC) Universitas Airlangga ...
Rabu, 16 Jan 2013 21:01 WIB
Waspada.. Virus H5N1 Menyebar di Pasar
Temanggung, ON: Penyebaran virus avian influenza atau flu burung tidak hanya melalui peternakan atau angkutan pembawa ...
Senin, 14 Jan 2013 20:00 WIB
Ribuan Itik Mati, Warga Dipantau Ketat
Sukoharjo, ON: Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pemkab Sukoharjo melakukan pemantauan secara ketat terhadap kesehatan ...
Senin, 14 Jan 2013 16:22 WIB
Ratusan Ayam Mati, Kandang Ayam Disemprot Disinfektan
Jombang, ON: Seorang petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan melakukan penyemprotan disinfektan pada kandang ayam di ...
Minggu, 13 Jan 2013 13:18 WIB
Waspada Flu Burung, Kota Palembang Sosialisasi
Palembang, ON: Maraknya pembahasan penyebaran flu burung di Indonesia memanhg belum dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) ...
Jumat, 11 Jan 2013 12:07 WIB
Kepala BIN: Virus Flu Burung , Waspadai Serangan Biologis Teroris
Jakarta, ON: Wabah flu burung yang dipantau Badan Intelijen negara (BIN) dikhawatirkan suatu hari akan ditebar teroris ...
BERITA LAINNYA