obornews facebook
obornews twitter
obornews rss
obornews mobile
TOPIK PILIHAN
POLHUKAM
Jumat, 25 Jan 2013 19:21 WIB
-
Dirjen Pemasyarakatan Dicopot
Jakarta, ON: Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan, Sihabudin, dicopot Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Amir Syamsuddin karena dinilai tidak mampu menertibkan lembaga pemasyarakatan (Lapas) di seluruh Indonesia.
Dirjen Pemasyarakatan Sihabuddin saat dilantik pada September 2011. (int)
 
Saat serah terima jabatan kepada Dirjen Pemasyarakatan yang baru, Mochammad Sueb, hari ini, di Jakarta, Wakil Menkum HAM Denny Indrayana menjelaskan, Sihabudin dianggap gagal melaksanakan tugas karena hingga kini peredaran narkotika, pungutan liar, dan penggunaan ponsel dalam tahanan masih ditemukan. 
 
"Program-program di lapangan, anti HP, anti pungli, anti narkoba, harus dilakuin progresif sehingga penyegaran perlu untuk dilaksanakan. Tapi HP, pungli, narkoba, masih ada," kata Denny.
 
Ia menambahkan, jika hingga enam bulan ke depan sejak Mochammad Sueb dilantik, kondisi di lapas masih seperti saat ini, maka Sueb pun akan dievaluasi dan harus siap digantikan oleh orang lain.
 
"Karena itu, kita ingin Dirjen Pemasyarakatan yang baru bisa maksimal," ujarnya.
 
Sihabudin menjadi Dirjen Pemasyarakatan sejak 23 September 2011, sementara Mochammad Sueb selama ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum dan HAM. 
 
Setelah dicopot, Sihabudin akan menjabat sebagai staf ahli menteri dalam bidang politik, sosial dan keamanan. 
 
saat dimintai komentarnya atas pencopotannya ini, Sihabudin mengaku sudah bekerja maksimal selama menjabat sebagai Dirjen Pemasyarakatan. 
 
"Mengurus 151.000 narapidana bukanlah perkara mudah. Mengurus orang sehat saja susah, apalagi yang sakit. Pak Wamen yang tahu ukuran berhasil dan tidak berhasil itu apa," ujarnya.


Rhm

BERITA TERKAIT

Senin, 09 Jun 2014 22:44 WIB
Prabowo Tuding Rendahnya Gaji Pegawai Penyebab Korupsi
Jakarta, ON : Kebocoran anggaran dan perilaku korup yang marak di institusi pemerintahan disebabkan oleh rendahnya ...
Senin, 09 Jun 2014 22:37 WIB
JK: Pemerintah Harus Bisa Berikan Kepastian Hukum
Jakarta, ON : Calon wapres RI, Jusuf Kalla, menyatakan bahwa kepastian hukum harus benar-benar ditegakkan bagi seluruh ...
Senin, 09 Jun 2014 22:32 WIB
Jokowi-JK: Mekanisme Pengawasan dan Pelaksanaan Pembangunan Masih Lemah
Jakarta, ON : Sesi kedua debat calon presiden dan calon wakil presiden dimulai dengan pertanyaan bagi masing-masing ...
Senin, 09 Jun 2014 22:28 WIB
Jokowi: Demokrasi adalah Mendengar Suara Rakyat
Jakarta, ON : Joko Widodo (Jokowi) memiliki pemahaman tentang demokrasi yang cukup berbeda dengan yang disampaikan ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:14 WIB
Hari Ini, SBY akan Disambangi 2 Capres di Istana
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, hari ini dijadwalkan bertemu ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:12 WIB
Hari Ini, SBY Dijadwalkan Bertemu Prabowo - Hatta
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hari ini pada pukul 17.00 WIB akan bertemu Ketua Dewan Pembina ...
Rabu, 07 Mei 2014 16:23 WIB
Pasien Terduga MERS-CoV di Medan Bertambah
Medan, ON : Pasien terduga Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) yang dirawat di Rumah Sakit Umum ...
Rabu, 07 Mei 2014 12:18 WIB
Antisipasi MERS-CoV, Bandara Juanda Pindahkan Terminal Umrah
Surabaya, ON : Pengelola Bandara Juanda di Kabupaten Sidoarjo akan memindahkan pelayanan penumpang jemaah umrah dari ...
Jumat, 25 Apr 2014 13:21 WIB
Mendagri Gamawan Fauzi Siap Diperiksa KPK
Jakarta, ON : Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyatakan kesiapannya diperiksa Komisi Pemberantasan ...
Rabu, 23 Apr 2014 19:55 WIB
KPK: Proyek e-KTP Rugikan Negara Lebih dari Rp 1 Triliun
Jakarta, ON : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek paket ...
BERITA LAINNYA