obornews facebook
obornews twitter
obornews rss
obornews mobile
TOPIK PILIHAN
SPORT
Minggu, 27 Jan 2013 20:14 WIB
-
Petinju Tubagus Setia Sakti Meregang Nyawa TKO
Jakarta, ON: Petinju muda Tubagus Setia Sakti berusia 17 tahun asali Bandar Lampung meregang nyawa di kancah ring tinju Bayaran Indonesia. Menurut Penuturan Promotor Pertandingan Syafrudin Lado, Tubagus bertanding di kejuaraan Nasional Ad Interim Versi Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI).
-
Ditambahkan Syafrudin Lado, dalam pertarungan yang dijadwalkan 12 Ronde di TVRI Sabtu malam. “ Pertarungan ini adalah ad interim di mana Tubagus yang menempati peringkat satu  melawan peringkat kedua Ical Tobida ,” ucap Syafrudin Lado.
Lawan yang dihadapi Tubagus adalah petinju senior Ical Tobida, yang sudah cukup berpengalaman.Lado mengatakan , sebagai promotor dirinya sudah menjalani prosedur yang ditetapkan , mulai dari timbang badan dan cek kesehatan sehari menjelang pertandingan.“Pada saat timbang badan Almarhum dinyatakan laik tanding dan beratnya pun under beberapa ons dari berat ideal di kelas terbang yunior 49 kilogram ,” ungkap Lado.
Namun ajal tak bisa dilawan.Tubagus harus meregang nyawa dan menjadi korban keganasan ring Tinju Profesional Indonesia.
Menurut Lado , yang menjadi penyebab kematian Tubagus adalah pendarahan di otak.
“Berdasarkan hasil Ct Scan di Rumah Sakit UKI , almarhum mengalami pendarahan di Otak “ ujar Lado.
Dikatakan, pada ronde kedelapan , wasit yang memimpin ppertandingan terpaksa menghentikan pertandingan, karena Tubagus Setia Sakti beberapa kali mengangkat tangannya sebagai tanda tidak dapat melanjutkan pertandingan.
Meninggalnya Petinju Tubagus Setia Sakti ini menambah daftar panjang Petinju Indonesia yang meninggal dunia di atas ring tinju bayaran.
Sementara itu pelaksana Tugas Badan Olahraga Profesional Indonesia BOPI Haryo Yuniarto sudah mendapat laporan langsung dari promotor terkait meninggalnya Petinju Tubagus Setia Sakti.
“ Saya sudah mendapat laporan dari Promotor tentang meninggalnya Tubagus dan pihak Promotor akan menanggung seluruh biaya sampai ke pemulangan Jenazah Almarhum ke Bandar Lampung,” ungkap Haryo.
Haryo mengatakan, terkait pelaksanaan Tinju Profesional di TVRI , pihak Promotor sudah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.jadi akan kita dalami kasus ini.


rr / gunawan

BERITA TERKAIT

Senin, 09 Jun 2014 22:44 WIB
Prabowo Tuding Rendahnya Gaji Pegawai Penyebab Korupsi
Jakarta, ON : Kebocoran anggaran dan perilaku korup yang marak di institusi pemerintahan disebabkan oleh rendahnya ...
Senin, 09 Jun 2014 22:37 WIB
JK: Pemerintah Harus Bisa Berikan Kepastian Hukum
Jakarta, ON : Calon wapres RI, Jusuf Kalla, menyatakan bahwa kepastian hukum harus benar-benar ditegakkan bagi seluruh ...
Senin, 09 Jun 2014 22:32 WIB
Jokowi-JK: Mekanisme Pengawasan dan Pelaksanaan Pembangunan Masih Lemah
Jakarta, ON : Sesi kedua debat calon presiden dan calon wakil presiden dimulai dengan pertanyaan bagi masing-masing ...
Senin, 09 Jun 2014 22:28 WIB
Jokowi: Demokrasi adalah Mendengar Suara Rakyat
Jakarta, ON : Joko Widodo (Jokowi) memiliki pemahaman tentang demokrasi yang cukup berbeda dengan yang disampaikan ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:14 WIB
Hari Ini, SBY akan Disambangi 2 Capres di Istana
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, hari ini dijadwalkan bertemu ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:12 WIB
Hari Ini, SBY Dijadwalkan Bertemu Prabowo - Hatta
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hari ini pada pukul 17.00 WIB akan bertemu Ketua Dewan Pembina ...
Rabu, 07 Mei 2014 16:23 WIB
Pasien Terduga MERS-CoV di Medan Bertambah
Medan, ON : Pasien terduga Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) yang dirawat di Rumah Sakit Umum ...
Rabu, 07 Mei 2014 12:18 WIB
Antisipasi MERS-CoV, Bandara Juanda Pindahkan Terminal Umrah
Surabaya, ON : Pengelola Bandara Juanda di Kabupaten Sidoarjo akan memindahkan pelayanan penumpang jemaah umrah dari ...
Jumat, 25 Apr 2014 13:21 WIB
Mendagri Gamawan Fauzi Siap Diperiksa KPK
Jakarta, ON : Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyatakan kesiapannya diperiksa Komisi Pemberantasan ...
Rabu, 23 Apr 2014 19:55 WIB
KPK: Proyek e-KTP Rugikan Negara Lebih dari Rp 1 Triliun
Jakarta, ON : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek paket ...
BERITA LAINNYA
Kamis, 28 Ags 2014 09:00 WIB

Bus Cina yang Terbakar harus Diselidiki

Jakarta,ON:Bus transjakarta asal Cina yang terbakar harus diselidiki pihak terkait guna menghindari kejadian serupa.