obornews facebook
obornews twitter
obornews rss
obornews mobile
TOPIK PILIHAN
DAERAH
Rabu, 20 Mar 2013 02:13 WIB
-
Cemburu, Istri Bunuh Suami
Pariaman, ON: Seorang warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rosmaini (48) nekat membunuh suaminya, Nurdin (55) karena sakit hati dan cemburu.
-



Rosmaini asal Kabupaten Pesisir Selatan itu nekat membunuh suaminya dengan senjata tajam di rumahnya sendri, kata Kepala Unit Reskrim Polsek Batang Anai, Iptu Anton Rompas di Padangpariaman, Selasa.

Berdasarkan pengakuan tersangka, katanya, kasus pembunuhan itu diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati dan perasaan cemburu tersangka terhadap suaminya.

"Tersangka merasa tidak mendapatkan nafkah yang layak sebagai seorang istri selama hampir tiga bulan," katanya.

Anton menjelaskan, perasaan marah tersangka terhadap suaminya semakin memuncak ketika tersangka mendapati suaminya menyimpan uang dalam jumlah yang cukup banyak.

Tersangka menduga, keberadaan uang tersebut akan digunakan suaminya untuk kawin lagi dengan wanita lain.

"Pada malam sebelum kejadian diduga antara keduanya sempat terlibat pertengkaran," katanya.

Puncaknya pada Selasa pagi berlanjut pada penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap Nurdin warga Kabupaten Tanah Datar itu hingga membuatnya tewas sebelum berangkat bekerja sebagai sopir angkot.

Rosmaini menebas leher Nurdin dengan parang hingga nyaris putus, kemudian membacoknya berkali-kali di sekujur tubuh.

Mengetahui kejadian itu, warga langsung berbondong bondong mendatangi rumah korban dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian.

Kemudian korban langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk menjalani proses visum, sementara tersangka berikut seluruh barang bukti langsung diamankan petugas dan digelandang ke Mapolsek Batang Anai.

Barang bukti berupa parang yang digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa korban berikut pakaian milik korban serta pula uang milik korban senilai Rp5,7 juta juga telah diamankan petugas untuk keperluan penyelidikan lebih jauh.

Sementara itu, Rosmaini mengaku hanya bisa pasrah atas perbuatan yang mengakibatkan hilangnya nyawa suaminya itu.

Menurut Rosmaini, dirinya sangat sakit hati terhadap suaminya karena setiap kali dimintai uang selalu tidak diberikan sedangkan untuk perempuan lain pasti diberikan.


antaranews / iast

BERITA TERKAIT

Senin, 09 Jun 2014 22:44 WIB
Prabowo Tuding Rendahnya Gaji Pegawai Penyebab Korupsi
Jakarta, ON : Kebocoran anggaran dan perilaku korup yang marak di institusi pemerintahan disebabkan oleh rendahnya ...
Senin, 09 Jun 2014 22:37 WIB
JK: Pemerintah Harus Bisa Berikan Kepastian Hukum
Jakarta, ON : Calon wapres RI, Jusuf Kalla, menyatakan bahwa kepastian hukum harus benar-benar ditegakkan bagi seluruh ...
Senin, 09 Jun 2014 22:32 WIB
Jokowi-JK: Mekanisme Pengawasan dan Pelaksanaan Pembangunan Masih Lemah
Jakarta, ON : Sesi kedua debat calon presiden dan calon wakil presiden dimulai dengan pertanyaan bagi masing-masing ...
Senin, 09 Jun 2014 22:28 WIB
Jokowi: Demokrasi adalah Mendengar Suara Rakyat
Jakarta, ON : Joko Widodo (Jokowi) memiliki pemahaman tentang demokrasi yang cukup berbeda dengan yang disampaikan ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:14 WIB
Hari Ini, SBY akan Disambangi 2 Capres di Istana
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, hari ini dijadwalkan bertemu ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:12 WIB
Hari Ini, SBY Dijadwalkan Bertemu Prabowo - Hatta
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hari ini pada pukul 17.00 WIB akan bertemu Ketua Dewan Pembina ...
Rabu, 07 Mei 2014 16:23 WIB
Pasien Terduga MERS-CoV di Medan Bertambah
Medan, ON : Pasien terduga Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) yang dirawat di Rumah Sakit Umum ...
Rabu, 07 Mei 2014 12:18 WIB
Antisipasi MERS-CoV, Bandara Juanda Pindahkan Terminal Umrah
Surabaya, ON : Pengelola Bandara Juanda di Kabupaten Sidoarjo akan memindahkan pelayanan penumpang jemaah umrah dari ...
Jumat, 25 Apr 2014 13:21 WIB
Mendagri Gamawan Fauzi Siap Diperiksa KPK
Jakarta, ON : Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyatakan kesiapannya diperiksa Komisi Pemberantasan ...
Rabu, 23 Apr 2014 19:55 WIB
KPK: Proyek e-KTP Rugikan Negara Lebih dari Rp 1 Triliun
Jakarta, ON : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek paket ...
BERITA LAINNYA
Sabtu, 25 Okt 2014 22:46 WIB

Ambar Tjahyono Kader Demokrat Curang Dipecat

Jakarta, ON: Ditemukan indikasi kecurangan membuat Ambar Tjahyono dipecat dari Partai Demokrat.