obornews facebook
obornews twitter
obornews rss
obornews mobile
TOPIK PILIHAN
POLHUKAM
Selasa, 28 Mei 2013 10:13 WIB
-
Teman SBY Disebut-sebut Terlibat Kasus Impor Daging Sapi
Jakarta, ON: Satu lagi nama yang diduga kuat terlibat kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan), muncul ke permukaan. Nama itu bukan dari internal PKS, dan berstatus pengusaha asal Palembang, Sumatera Selatan. Namanya Sengman Tjahja. Siapakah dia?
Ilustrasi kasus impor daging sapi yang melibatkan politisi PKS. (int)

Soal keterkaitan nama ini dengan kasus yang menghancurkan kredibilitas PKS dalam ranah perpolitikan nasional itu, beredar hari ini di lingkungan KPK. Tak jelas sumbernya, namun dipastikan nama itu ada dan sedang diusut penyidik KPK.

Ketika nama ini dikonfirmasi kepada Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, ia mengaku terus terang belum mengetahui dengan persis soal nama Sengman Tjahja.

"Saya belum bisa mengonfirmasi soal pengusaha itu dan apa kepentingannya (dalam kasus impor sapi)," katanya.

Namun mantan ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLKI) itu mengakui,  sejak awal pihaknya menduga, memang ada pihak lain di luar PKS yang turut terlibat dalam kasus yang membuat Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) mengundurkan diri dari jabatannya setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus ini oleh KPK, tapi belum tahu siapa saja mereka dan apa perannya.

"Tapi seandainya saya (sudah) tahu pun, nanti diungkap di pengadilan, baik oleh penyidik maupun oleh penuntut umum. Termasuk nama Sengman Tjahja itu," imbuhnya.

Data yang diperoleh menyebutkan, Sengman Tjahja adalah pemilik Hotel Princess yang berlokasi di Kompleks Ilir Barat Permai, Palembang. Sengman dikabarkan turut membantu PT Indoguna Utama untuk mendapatkan jatah kuota impor daging sapi sebanyak 30 ribu kilogram.

Sengman dikabarkan berteman dekat dengan Presiden SBY, karena pengusaha ini mengenal pendiri dan ketua umum Partai Demokrat (PD) itu jauh jauh sebelum SBY menjadi Presiden.

Sengman merintis persahabatan sejak SBY masih menjabat sebagai Panglima Daerah Militer Sriwijaya pada 1996-1997. Ketika itu Sengman telah menjadi pengusaha di Palembang.


Rhm

BERITA TERKAIT

Senin, 09 Jun 2014 22:44 WIB
Prabowo Tuding Rendahnya Gaji Pegawai Penyebab Korupsi
Jakarta, ON : Kebocoran anggaran dan perilaku korup yang marak di institusi pemerintahan disebabkan oleh rendahnya ...
Senin, 09 Jun 2014 22:37 WIB
JK: Pemerintah Harus Bisa Berikan Kepastian Hukum
Jakarta, ON : Calon wapres RI, Jusuf Kalla, menyatakan bahwa kepastian hukum harus benar-benar ditegakkan bagi seluruh ...
Senin, 09 Jun 2014 22:32 WIB
Jokowi-JK: Mekanisme Pengawasan dan Pelaksanaan Pembangunan Masih Lemah
Jakarta, ON : Sesi kedua debat calon presiden dan calon wakil presiden dimulai dengan pertanyaan bagi masing-masing ...
Senin, 09 Jun 2014 22:28 WIB
Jokowi: Demokrasi adalah Mendengar Suara Rakyat
Jakarta, ON : Joko Widodo (Jokowi) memiliki pemahaman tentang demokrasi yang cukup berbeda dengan yang disampaikan ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:14 WIB
Hari Ini, SBY akan Disambangi 2 Capres di Istana
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, hari ini dijadwalkan bertemu ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:12 WIB
Hari Ini, SBY Dijadwalkan Bertemu Prabowo - Hatta
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hari ini pada pukul 17.00 WIB akan bertemu Ketua Dewan Pembina ...
Rabu, 07 Mei 2014 16:23 WIB
Pasien Terduga MERS-CoV di Medan Bertambah
Medan, ON : Pasien terduga Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) yang dirawat di Rumah Sakit Umum ...
Rabu, 07 Mei 2014 12:18 WIB
Antisipasi MERS-CoV, Bandara Juanda Pindahkan Terminal Umrah
Surabaya, ON : Pengelola Bandara Juanda di Kabupaten Sidoarjo akan memindahkan pelayanan penumpang jemaah umrah dari ...
Jumat, 25 Apr 2014 13:21 WIB
Mendagri Gamawan Fauzi Siap Diperiksa KPK
Jakarta, ON : Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyatakan kesiapannya diperiksa Komisi Pemberantasan ...
Rabu, 23 Apr 2014 19:55 WIB
KPK: Proyek e-KTP Rugikan Negara Lebih dari Rp 1 Triliun
Jakarta, ON : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek paket ...
BERITA LAINNYA