obornews facebook
obornews twitter
obornews rss
obornews mobile
TOPIK PILIHAN
DAERAH
Sabtu, 21 Sept 2013 14:49 WIB
-
Dokter Aniaya Pembantu Ditahan
Pekanbaru, ON : Aparat Polresta Pekanbaru, Riau, menahan dokter Rs (40) yang diduga menganiaya pembantu rumah tangganya, An (14) di Jalan Soekarno-Hatta, Bukit Raya, Kota Pekanbaru.
-

"Kami menahan oknum dokter itu karena diduga melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara," kata Kapolresta Pekanbaru Komisaris Besar Adang Ginanjar di Pekanbaru, Sabtu (21/9/2013).

Menurutnya, dokter tersebut ditahan agar memudahkan penyidikan dan karena ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara.

An yang berasal dari Atambua, Nusa Tenggara Timur, sejak bekerja pada dokter Rs pada awal Mei lalu sering mendapatkan siksaan fisik bila melakukan kesalahan.

Pada Jumat (20/9/2013) korban melapor ke RT setempat bahwa majikannya menyiksa mengunakan gunting dan ikat pinggang. Dari hasil pemeriksaan fisik korban, di tubuh An terdapat beberapa luka memar dan di bagian tertentu terdapat luka tusukan benda tajam.

Kapolres mengatakan, korban melapor ke ketua RT di Jalan soekarno-Hatta, Gang Bakti, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, karena merasa tidak kuat atas perlakuan majikannya.

Selain menyelidiki kasus penganiayaan, kata Adang, pihaknya juga menyelidiki asal usul korban hingga sampai ke Pekanbaru dan penyalur pembantu yang mempekerjakan anak di bawah umur tersebut.

red /

BERITA TERKAIT

Rabu, 09 Apr 2014 17:04 WIB
Kim Jong-un Kembali Pimpin Korea Utara
Pyongyang, ON : Kim Jong-un terpilih kembali sebagai pemimpin Korea Utara, kata laporan media pemerintah, saat parlemen ...
Kamis, 27 Mar 2014 13:09 WIB
Mahasiswa Korut Wajib Cukur Rambut Mirip Kim Jong-un
Pyongyang, ON : Jangankan potongan mohawk yang trendi. Para mahasiswa Korea Utara diharuskan mencukur rambut mereka ...
Selasa, 18 Mar 2014 05:35 WIB
Perekaman E-KTP di Kota Serang Baru Mencapai 78%
Serang, ON: Perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kota Serang hingga saat ini baru mencapai 78 persen. ...
Kamis, 13 Mar 2014 03:37 WIB
Rel Ganda Jalur Selatan Cirebon-Purwokerto Segera Rampung
Semarang, ON: Kementerian Perhubungan (Kemhub) tengah membangun rel ganda di jalur selatan Pulau Jawa secara bertahap, ...
Senin, 10 Mar 2014 02:28 WIB
Babak I, Real Madrid Unggul atas Levante
Madrid, ON: Real Madrid berpeluang kembali menempati puncak klasemen La Liga setelah pada babak pertama berhasil unggul ...
Senin, 10 Mar 2014 02:27 WIB
Dipermalukan Wigan, City Tersisih dari Piala FA
Manchester, ON: Sebuah kejutan terjadi di babak perempat final Piala FA. Klub kaya raya, Manchester City tumbang oleh ...
Senin, 10 Mar 2014 02:25 WIB
Penerbangan Jakarta - Malaysia Masih Berlangsung Normal
Tangerang, ON: Maskapai Malaysia Airlines mengklaim bila penerbangan menuju Kuala Lumpur, Malaysia dari Bandara Soekarno ...
Senin, 10 Mar 2014 00:31 WIB
Mendagri: Perekaman e-KTP Tembus Angka 175 Juta
Jambi, ON: Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, dari 191 juta wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik ...
Senin, 24 Feb 2014 12:10 WIB
Konsep Keluarga Kecil Bahagia, Komunikasi
Jakarta, ON - Keluarga kecil bahagia adalah dambaan setiap individu. Untuk menerapkannya, diperlukan berbagai tips dan ...
Selasa, 11 Feb 2014 13:51 WIB
Justin Bieber Pun Tak Pernah Bisa Melupakan Selena Gomez
Los Angeles, ON : Justin Bieber disebut-sebut tak pernah bisa memberikan komitmennya untuk selalu setia kepada Selena ...
BERITA LAINNYA
Minggu, 20 Apr 2014 10:24 WIB

Merapi Kembali Meletus

Yogyakarta, ON : Gunung Merapi yang terletak di DIY dan Jawa Tengah kembali terjadi letusan kecil atau hembusan pada Minggu (20/4) pukul 04.26 - 04.40 WIB. Letusan disertai suara gemuruh dan disusul lava pijar sejauh 1 km mengarah ke hulu Kali Senowo dari puncak kawah Gunung Merapi.
Minggu, 20 Apr 2014 03:00 WIB

SDA Diberhentikan Sementara dari Ketum PPP

Jakarta, ON: Rapat Pimpinan Nasional (rapimnas) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berakhir Minggu (20/4/2014) dini hari memutuskan untuk memberhentikan sementara Suryadharma Ali dari jabatannya sebagai Ketua Umum DPP PPP.