obornews facebook
obornews twitter
obornews rss
obornews mobile
TOPIK PILIHAN
DAERAH
Rabu, 07 Nov 2012 16:43 WIB
-
Ribuan Warga Tolak Pembangunan PLTU Batang
Semarang, ON: Tolak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang. Ribuan warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah berunjukrasa di Gedung DPRD Jawa Tengah
Unjukrasa Ribuan Warga di Gedung DPRD Jawa Tengah
 
Dengan membawa berbagai poster dan spanduk bertuliskan penolakan pembangunann PLTU Batang. Ribuan warga menggelar mimbar bebas di depan Gedung DPRD Jawa Tengah, Rabu (07/11/12) siang.
 
Dalam orasinya, perwakilan warga menyampaikan berbagai tuntutan seputar rencana pemerintah yang akan membanguan PLTU terbesar se-Asia Tenggara di wilayah Taman Wisata Laut Ujungnegoro-Roban.
 
Menurut warga, penolakan rencana pembangunan PLTU Batang cukup berdasar. Pasalnya wilayah yang akan dijadikan lokasi PLTU adalah wilayah yang dilindungi dan tidak boleh didirikan bangunan apapun.
 
"Jika pemerintah dan investor tetap bersikeras melajutkan pembangunan PLTU Batang, tidak hanya memicu dampak lingkungan dan sosial ekonomi, tapi juga mengancam tak terwujudnya komitmen presiden SBY untuk mengurangi emisi gas rumah kaca penyebab perubahan iklim 2020," kata Arif Fiyanto, perwakilan warga.
 
Rencana pembangunan PLTU di lokasi yang disebut sebagai segi tiga emas itu sangat bertentangan dengan peraturan yang telah dikeluarkan pemerintah. 
 
Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang RTRW Nasional Lampiran VIII Nomor Urut 313 dan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun 2010 Tentang RTRW Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun 2010 tentang RTRW Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009-2029 telah ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam Laut Daerah. 
 
Setelah satu jam berunjukrasa, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Tengah, Teguh tiba di lokasi unjukrasa untuk menemui warga. Dalam penjelasannya, Teguh meminta warga untuk tidak emosional dalam menyikapi rencana pembangunan PLTU Batang.
 
"PLTU ini nantinya akan memasok listrik untuk di Jawa  dan Bali. Kalau di Jawa Tengah sendiri sudah surplus,"kata Teguh.
 
Gejolak penolakan rencana pembangunan PLTU Batang telah menuai sejumlah masalah. Bahkan, lima warga Batang ditengkap polisi karena dituduh menyandera Warga Negara Jepang yang terlibat dalam proyek PLTU Batang.
 
Hingga saat ini, lima warga masih mendekam di tahanan Polda Jawa Tengah. Meski sebenarnya kasus penyaderaan tidak pernah terjadi.


BAW / Parma Andika / Gunawan

BERITA TERKAIT

Senin, 09 Jun 2014 22:44 WIB
Prabowo Tuding Rendahnya Gaji Pegawai Penyebab Korupsi
Jakarta, ON : Kebocoran anggaran dan perilaku korup yang marak di institusi pemerintahan disebabkan oleh rendahnya ...
Senin, 09 Jun 2014 22:37 WIB
JK: Pemerintah Harus Bisa Berikan Kepastian Hukum
Jakarta, ON : Calon wapres RI, Jusuf Kalla, menyatakan bahwa kepastian hukum harus benar-benar ditegakkan bagi seluruh ...
Senin, 09 Jun 2014 22:32 WIB
Jokowi-JK: Mekanisme Pengawasan dan Pelaksanaan Pembangunan Masih Lemah
Jakarta, ON : Sesi kedua debat calon presiden dan calon wakil presiden dimulai dengan pertanyaan bagi masing-masing ...
Senin, 09 Jun 2014 22:28 WIB
Jokowi: Demokrasi adalah Mendengar Suara Rakyat
Jakarta, ON : Joko Widodo (Jokowi) memiliki pemahaman tentang demokrasi yang cukup berbeda dengan yang disampaikan ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:14 WIB
Hari Ini, SBY akan Disambangi 2 Capres di Istana
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, hari ini dijadwalkan bertemu ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:12 WIB
Hari Ini, SBY Dijadwalkan Bertemu Prabowo - Hatta
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hari ini pada pukul 17.00 WIB akan bertemu Ketua Dewan Pembina ...
Rabu, 07 Mei 2014 16:23 WIB
Pasien Terduga MERS-CoV di Medan Bertambah
Medan, ON : Pasien terduga Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) yang dirawat di Rumah Sakit Umum ...
Rabu, 07 Mei 2014 12:18 WIB
Antisipasi MERS-CoV, Bandara Juanda Pindahkan Terminal Umrah
Surabaya, ON : Pengelola Bandara Juanda di Kabupaten Sidoarjo akan memindahkan pelayanan penumpang jemaah umrah dari ...
Jumat, 25 Apr 2014 13:21 WIB
Mendagri Gamawan Fauzi Siap Diperiksa KPK
Jakarta, ON : Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyatakan kesiapannya diperiksa Komisi Pemberantasan ...
Rabu, 23 Apr 2014 19:55 WIB
KPK: Proyek e-KTP Rugikan Negara Lebih dari Rp 1 Triliun
Jakarta, ON : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek paket ...
BERITA LAINNYA